7 Hal Luar Biasa yang Dikerjakan Hanya Satu Orang!

Mereka berhasil membuktikan kepada dunia bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Dengan segala kegigihan yang mereka miliki, mereka sukses membangun atau menciptakan sesuatu yang seharusnya dikerjakan oleh banyak orang, namun mereka bisa menyelesaikannya sendiri tanpa bantuan siapa pun. Berikut kami sajikan tujuh hal luar biasa yang hanya dikerjakan oleh satu orang. Mari kita simak bersama!

1. Membangun manusia salju setinggi 15,2 meter
Seorang petani dari Gilman, Minnesota, Amerika Serikat, berhasil membangun sebuah manusia salju raksasa setinggi 15,2 meter. Menariknya, Greg Novak hanya mengerjakannya seorang diri tanpa bantuan siapa pun.


Greg mendapatkan ide itu pada akhir Januari lalu, ketika dia sedang memindahkan gundukan besar salju untuk mencegah atap rumah kacanya runtuh. Seperti dilansir KMSP, dia membangun manusia salju itu dalam waktu 5 minggu.

Beruntung saat Greg membangun manusia saljunya, teman-teman dan keluarganya ikut membantu menyelesaikan pekerjaannya di ladang. Usahanya kini tak sia-sia, karena manusia salju ciptaannya berhasil menarik perhatian para wisatawan dari seluruh negara.

2. Ukiran kayu terpanjang di dunia
China memiliki sejarah panjang dalam seni pahat kayu. Selama berabad-abad, para master seni pahat di China menghasilkan berbagai karya menakjubkan yang dikenang hingga sekarang.

Kini, seorang seniman kreatif asal China, Zheng Chunhui, menampilkan sebuah ukiran kayu yang telah dipahatnya selama empat tahun. Ukiran yang dipahat pada sebatang kayu berukuran sepanjang 12 meter itu menggambarkan suasana Festival Qingming.


Seperti yang bisa Anda bayangkan, Zheng membutuhkan banyak kesabaran untuk bisa menyelesaikan karyanya. Tetapi, itu semua tentunya tak sia-sia.
Selain mendapat pujian dari berbagai pihak atas kesuksesannya membuat karya fenomenal tersebut, Zheng juga tercatat sebagai pemegang rekor ukiran kayu terpanjang di dunia dalam Guinness Book of Records. Sebagaimana dilansir odditycentral, ukirannya memiliki panjang 12,286 meter, lebar 3,075 meter dan tinggi 2,401 meter.

3. Mobil LEGO pertama di dunia
Merdeka.com - Raul Oaida adalah seorang pemuda genius yang berhasil membangun mobil LEGO pertama di dunia dengan menggunakan 500.000 bata.

Raul, 20, memang dikenal sebagai seorang otodidak genius di bidang teknologi. Baru-baru ini, dia menampilkan hasil karyanya berupa mobil LEGO pertama di dunia. Menariknya lagi, karya Raul juga bisa dikendarai selayaknya mobil betulan.


Usut punya usut, proyek ini ternyata juga mendapat dukungan dari seorang pengusaha Australia bernama Steve Sammartino. Mobil LEGO ini dibuat di Rumania, negara asal Raul, dan kemudian dikirim ke Melbourne, Australia, untuk test drive. Raul dan Steve pun menamakannya Super Awesome Micro Project.

Mobil LEGO ini dapat melaju dengan kecepatan mencapai 20 sampai 30 km per jam. Bahkan, mesin mobil ini seluruhnya juga terbuat dari bata LEGO. Menakjubkan, bukan?

Steve dan Raul awalnya berkenalan secara online melalui Skype. Kala itu, Steve menerima permintaan Skype dari Raul.

"Saya mengajarinya tentang bisnis dan dia mengajari saya sedikit tentang fisika," kata Steve kepada Daily Mail.

4. Membangun Hobbit House
Seorang petani di Inggris berhasil membangun sebuah rumah mungil namun nyaman dengan biaya hanya 150 pound sterling atau sekitar Rp 2,9 juta.


Michael Buck, 59, yang dulunya bekerja sebagai seorang guru seni lukis telah menghabiskan waktunya selama dua tahun untuk mengumpulkan bahan-bahan alami guna membangun Hobbit House impiannya. Ia bahkan sama sekali tidak menggunakan alat-alat listrik saat membangun rumah yang dijuluki The Hobbit House tersebut.

Rumah serba minimalis ini juga tidak memiliki peralatan listrik, air dan koneksi gas. Michael juga tak memasang pemanas sentral di rumah ini, namun ia telah membangun sebuah tungku pembakaran yang bisa digunakan untuk memasak atau ditempatkan di bawah tempat tidurnya. Ini akan membuat tubuhnya tetap hangat sepanjang malam, meski suhu di luar sedang dingin.

Untuk menerangi rumah mungilnya, Michael hanya menggunakan bantuan lilin dan lentera. Pasokan air didapatnya dari sebuah sumur dangkal yang terletak beberapa meter dari pintu depan rumahnya, yang juga berfungsi sebagai lemari es alami untuk menyimpan makanan. Di era seperti sekarang, ternyata masih ada saja orang seperti Michael yang lebih suka hidup dengan cara sederhana ketimbang modern. Salut deh!

5. Rumah tembikar terbesar di dunia
Seorang arsitek dari Spanyol berhasil membangun sebuah rumah seluas 501 meter persegi yang keseluruhannya terbuat dari tanah liat. Rumah ini dianggap sebagai hasil kerajinan tembikar terbesar di dunia.

Octavio Mendoza, 64, menamai karyanya Casa Terracotta atau Casa Barro. Jika Anda berkunjung ke Spanyol, Anda bisa menemukan rumah yang oleh penduduk setempat lebih dikenal sebagai Casa de Flintstone atau Flintstone House (Rumah Flintstone) ini.


Jika dilihat dari luar, Casa Terracotta tampak seperti gundukan tanah liat raksasa yang dibentuk menyerupai sebuah pondok. Dikelilingi tanah pertanian hijau yang subur, rumah ini dihiasi dengan latar belakang lanskap pegunungan yang sangat memesona.

Meskipun dari luar tampak sangat sederhana, rumah tanah liat ini dilengkapi dengan beberapa kenyamanan yang biasa ditemui di rumah modern. Octavio telah menginstal panel surya untuk air panas, toilet, kamar dua lantai yang dilengkapi dengan lounge dan ruang tidur, dan sebuah dapur modern.

Tentu saja, meja dan semua peralatan di dapur dibuat dari bahan yang sama - tanah liat. Octavio, yang sebagian besar waktunya dihabiskan untuk merancang bangunan komersial dan gereja, menganggap ini sebagai proyek untuk hidupnya. Bahkan, Octavio sendiri mengaku bahwa dia tidak pernah terlebih dulu memanggang tanah liat yang digunakannya untuk membangun rumah tersebut. Dia membiarkan sinar matahari memanggang tanah liat itu dengan sendirinya.

Sebagaimana dilansir NBC News, dia mulai mengerjakan rumah ini lebih dari 14 tahun yang lalu. Dia ingin menunjukkan bahwa tanah liat dapat diubah menjadi arsitektur layak huni dengan memanfaatkan semua sumber daya alam yang tersedia. Percaya atau tidak, Casa Terracotta sama sekali tidak menggunakan semen atau baja dalam pembangunannya.


Sementara Octavio tinggal di rumah lain di desanya, dia tetap menghabiskan sebagian besar waktunya di Casa Terracotta. Sampai sekarang, dia masih mengerjakan beberapa furniture dan peralatan tanah liat untuk melengkapi rumah tersebut.

Rumah ini terbuka untuk umum. Pengunjung yang ingin melakukan tur keliling sendiri cukup membayar tikat seharga USD 3,50 atau sekitar Rp 40.036.

6. Menggali rumah bawah tanah selama 10 tahun
Manuel Barrantes dikenal dengan sebutan El Hombre Topo atau The Mole Man, karena telah menggali rumah bawah tanahnya sendiri selama 10 tahun terakhir. Dia bahkan hanya menggunakan sekop dan beliung untuk menggali rumahnya.?


Dia sekarang menggunakan terowongan besar, yang dibangunnya sebagai tempat tinggal dan museum itu, untuk menyambut wisatawan dan mengajarkan kepada anak-anak tentang ilmu arkeologi dan geografi. Rumah unik ini dibangun di Perez Zeledon, sebuah kanton di Provinsi San Jose di Kosta Rika.

Masyarakat setempat mengenal rumah bawah tanah itu dengan sebutan Topolandia. Rumah yang berbentuk seperti terowongan besar itu memiliki luas mencapai 400 meter persegi, dengan dinding dan koridor yang dihiasi berbagai jenis patung buatan tangan. Pengunjung bisa menemukan beragam ukiran, seperti ukiran kura-kura, dinosaurus dan karakter TV seperti Flintstones.

Sebagai seorang backpacker sejati, total ada 18 negara yang sudah dikunjunginya. Dia juga sempat bekerja sebagai seorang penambang dan belajar berbagai teknik penggalian. Saat itu, Manuel juga berkesempatan mengamati kehidupan manusia gua yang menurutnya terlindung dari cuaca luar yang keras. Hal itu kemudian menginspirasinya untuk membuat sebuah rumah bawah tanah.

"Suatu hari ketika saya kembali ke Perez Zeledon, saya terpikir untuk membangun sebuah pondok kecil di bawah tanah," kata Manuel.

7. 50 Tahun membangun sebuah katedral besar
Justo Gallego Martinez, seorang petani 86 tahun dari Spanyol, telah menghabiskan 50 tahun hidupnya untuk membangun sebuah katedral besar di pinggiran kota Madrid sendirian, tanpa memiliki pengetahuan tentang arsitektur ataupun konstruksi.


Jika melihat katedral setinggi 40 meter dengan kubah besar dan menara yang menjulang, hampir mustahil untuk percaya bahwa itu hanya dibuat seorang diri. Setelah bekerja sebagai petani dan matador, Don Justo, begitu dia kerap disapa, bergabung di sebuah biara di mana dia menghabiskan delapan tahun waktunya menjadi seorang biarawan.

Justo terpaksa meninggalkan biara pada tahun 1961, setelah dia didiagnosis terkena tuberkulosis. Namun, dia kemudian berjanji pada dirinya sendiri bahwa jika dia sembuh dari penyakit itu, dia akan mendedikasikan seluruh hidupnya untuk membangun kapel dengan nama Lady of The Pillar. Ketika semua doanya dijawab dan Justo lantas memenuhi janjinya tersebut dengan melakukan peletakan batu bata pertama untuk membangun katedralnya.


Kebanyakan orang berpikir bahwa Justo mungkin sudah tidak waras. Namun, dia tidak pernah memedulikan hinaan orang dan hanya memfokuskan semua energinya pada proyek tersebut. Justo menghabiskan semua paginya selama setengah abad terakhir untuk mengumpulkan sisa bahan bangunan yang dibuang oleh perusahaan konstruksi di dekat daerahnya.

Don Justo mengatakan bahwa sebagian dari katedral meniru Katedral Santo Petrus di Vatikan, Gedung Putih, berbagai kastil abad pertengahan dan gereja Madrid.
Justo membangun katedral itu seorang diri dan kadang-kadang dibantu oleh keenam keponakan dan sejumlah relawan. Don Justo sadar bahwa mungkin dia tidak memiliki banyak waktu lagi untuk merampungkan karyanya.

"Ketika saya melihat apa yang telah saya buat, aku merasa sangat bersyukur kepada Tuhan," pungkas Justo kepada BBC.

Justo mengaku bahwa jika dirinya diberi kesempatan untuk hidup lagi, dia akan membangun gereja itu lagi dengan ukuran yang lebih besar. Dua kali lipat dari ukuran saat ini. Sejak kisah Justo dan katedralnya tersebar di dunia maya, banyak wisatawan yang datang dan mengunjunginya. Justo pun serta-merta menjadi pusat perhatian dan ikon wisata di kotanya.

Sumber
iklan

1 Response to "7 Hal Luar Biasa yang Dikerjakan Hanya Satu Orang!"

Silahkan berkomentar: