Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Berpuasa

Menjalankan ibadah puasa seharian biasanya menyebabkan bau mulut atau atau napas tak sedap. Jika tak cermat mengatasinya tentu saja bisa menjadi problem dalam beraktifitas.


Terdapat dua penyebab bau mulut, yakni lokal dan sistemik. Bau mulut lokal berkaitan dengan rongga mulut itu sendiri, seperti gigi berlubang, infeksi gusi dan karang gigi.

Penyebab sistemik misalnya penyakit-penyakit yang berkaitan dengan saluran pencernaan. Kondisi mulut yang kering saat berpuasa juga menyebabkan bakteri anaerob berkembang. Bakteri inilah yang memicu bau mulut.

Lantas bagaimana cara mengatasi bau mulut tak sedap selama berpuasa?

  • Minum air putih minimal 3 gelas saat sahur dan berbuka. Air putih akan meningkatkan produksi saliva (air liur), sehingga mulut terjaga kebersihannya.
  • Menggosok gigi dengan sempurna dan menggosok lidah untuk membersihkan mulut dari partikel makanan yang membusuk.
  • Minum teh hijau tanpa gula saat sahur dan berbuka akan mencegah bau mulut. Teh hijau mengandung zat polyphenol yang berguna untuk membersihkan bakteri pada mulut dan saluran pernafasan.
  • Hindari makanan berbau kurang sedap seperti petai, jengkol atau durian.
  • Jangan merokok. Asap rokok dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri dalam mulut.
  • Gunakan obat kumur (mouthwash) untuk hasil mulut yang lebih bersih maksimal.
  • Gunakan benang gigi (dental Floss) untuk membersihkan sela-sela gigi dari makanan busuk yang menyebabkan bau mulut.
  • Berolahraga ringan secara teratur menjelang atau sesudah berbuka puasa juga bermanfaat. Olahraga dapat melepaskan zat-zat beracun dalam tubuh termasuk penyebab bau pada mulut.
  • Hindari tidur yang terlalu lama karena hal ini akan memicu bau mulut yang tidak sedap.

Well, semoga Anda terbebas dari napas tak sedap saat berpuasa sehingga Anda tetap tampil percaya diri meski sedang berpuasa.

Selamat berpuasa.

Sumber
iklan

2 Responses to "Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Berpuasa"

  1. kalo sedang berpuasa memang inginnya tidur terus , ternyata tdur terus merupakan faktor penyabab bau mulut ya

    BalasHapus
  2. wah ilmu bagus ni. makasih mas

    BalasHapus

Silahkan berkomentar: